Soppeng Unjuk Semangat di Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel, Bupati Suwardi Haseng Beri Motivasi Kafilah

Uncategorized171 Dilihat

MAROS, Warta72.com — Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXIV Sulawesi Selatan yang berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Minggu malam (12/4/2026).

Ajang syiar Islam terbesar di tingkat provinsi ini resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, melainkan instrumen strategis dalam membangun kualitas umat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“MTQ harus menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya mengejar prestasi,” tegasnya, seraya mengingatkan peserta agar menjadikan ajang ini sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap kitab suci.

Kehadiran Bupati Suwardi Haseng menjadi bentuk dukungan langsung Pemerintah Kabupaten Soppeng kepada para kafilah yang berlaga. Ia mengapresiasi kesiapan dan kesuksesan tuan rumah dalam menyelenggarakan pembukaan yang berlangsung tertib, semarak, dan sarat nuansa kebersamaan.

Di hadapan para peserta, Suwardi menyampaikan pesan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa MTQ adalah panggung mulia yang tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga keikhlasan dan integritas. “MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi momentum untuk memperkuat kecintaan kita terhadap Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi khusus kepada kafilah Kabupaten Soppeng agar tampil percaya diri dan maksimal. Menurutnya, para qori dan qoriah merupakan duta Al-Qur’an sekaligus kebanggaan daerah yang membawa nama baik Soppeng di tingkat provinsi. “Kalian adalah representasi Soppeng. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan, jaga kesehatan, dan persiapkan segala sesuatunya dengan matang,” pesannya.

Diketahui, Kabupaten Soppeng mengirimkan 20 peserta yang akan berlaga pada enam cabang lomba, meliputi Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Partisipasi ini menjadi bukti komitmen Kabupaten Soppeng dalam membina generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

(eys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *