Pemkab Soppeng Dorong Budaya Literasi, Wabup Selle KS Dalle Hadiri Bimtek Karya Tulis Ilmiah Guru Kemenag

Uncategorized202 Dilihat

Soppeng, Warta72.com – Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan dan Publikasi Karya Tulis Ilmiah bagi guru se-Kabupaten Soppeng yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Jalan Salotungo, Senin (18/5/2026).

Kegiatan bertema “Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Karya Tulis Ilmiah” tersebut diselenggarakan oleh LP2KS dan diikuti ratusan guru serta penyuluh di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan keprihatinannya terhadap masih rendahnya tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Soppeng berdasarkan sejumlah hasil survei nasional, termasuk data Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi bersama, khususnya bagi insan pendidikan, untuk terus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.“Semangat membaca harus terus kita tingkatkan demi memperkuat literasi masyarakat. Soppeng masih berada di posisi bawah dalam tingkat kegemaran membaca, sehingga kegiatan seperti ini sangat penting,” ujar Selle KS Dalle.

Ia menilai, peningkatan budaya membaca dan menulis menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong kualitas sumber daya manusia serta mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Soppeng.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pendidikan, Ormas, dan Moderasi Beragama, Faried Fachruddin Saenong secara resmi membuka kegiatan tersebut.Dalam arahannya, Dr. Faried menegaskan bahwa kemampuan menulis karya tulis ilmiah kini menjadi bagian penting dari profesionalisme guru, bukan hanya sebagai syarat administrasi kenaikan pangkat.

“Guru adalah pilar utama transformasi pendidikan di Kementerian Agama. Melalui penulisan karya tulis ilmiah, guru diajak berpikir kritis, berbasis data, dan mampu menuangkan inovasi pembelajaran ke dalam karya akademik yang teruji,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan budaya literasi di kalangan guru sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah dan sekolah binaan Kementerian Agama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng Afdal, serta narasumber Sukardi Weda.

Pada sesi materi, Prof. Sukardi Weda mengajak para guru menjadikan aktivitas menulis sebagai kebiasaan yang berkelanjutan. Menurutnya, guru yang aktif menulis akan menjadi teladan bagi peserta didik sekaligus memberi manfaat sosial melalui gagasan dan ide kreatif yang dipublikasikan kepada masyarakat.“Tulisan dapat menjadi sumber pengambilan kebijakan, terutama bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, Prof. Sukardi juga memberikan hadiah berupa buku karyanya kepada dua peserta yang berhasil menjawab pertanyaan terkait urgensi guru menulis karya ilmiah.

Direktur LP2KS, Jamal Hasan Basir mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menggugah serta memotivasi para guru agar aktif menulis dan mempublikasikan karya, baik di media cetak, media online, maupun jurnal ilmiah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap budaya literasi dan tradisi menulis di kalangan tenaga pendidik semakin berkembang guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan karier profesional guru di daerah.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *