Sahar Mundur dari Kepengurusan PWI Soppeng, Singgung Perbedaan Arah Pemikiran Organisasi

Uncategorized221 Dilihat

Soppeng, Warta72.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia organisasi kewartawanan di Kabupaten Soppeng. Sahar, sosok yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi, resmi menyatakan mundur dari kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Soppeng.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Sahar pada Sabtu (16/5/2026). Sebagai bentuk keseriusannya, ia mengaku telah keluar dari grup internal PWI Soppeng dan akan segera menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi.

“Iya, saya akan keluar dari pengurus PWI. Mulai hari ini saya sudah keluar dari grup PWI Soppeng, selanjutnya nanti saya akan buat surat pengunduran diri secara resmi,” ungkap Sahar kepada media.

Langkah Sahar sontak menjadi perhatian di kalangan insan pers dan masyarakat Soppeng. Pasalnya, selama ini ia dikenal cukup aktif serta memiliki kedekatan dengan berbagai elemen wartawan di daerah tersebut.Di balik keputusan itu, Sahar mengungkap alasan yang dinilainya cukup sensitif. Ia mengaku merasa sudah tidak lagi sejalan dengan pola pikir dan arah organisasi setelah menerima mandat sebagai Ketua Laskar Merah Putih (LMP).

“Saya cinta PWI, namun kayaknya saya tidak sejalan pemikiran. Saya diduga melanggar aturan organisasi PWI setelah saya diberikan mandat menjadi Ketua Laskar Merah Putih,” katanya.

Pernyataan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik. Sejumlah pihak mulai mempertanyakan aturan internal organisasi yang dimaksud, termasuk kaitan antara jabatan Sahar di LMP dengan posisinya di PWI.

Meski demikian, Sahar menegaskan bahwa keputusan mundur bukan karena rasa kecewa ataupun kebencian terhadap organisasi wartawan tersebut. Ia justru mengaku masih memiliki rasa hormat dan kecintaan terhadap PWI.

Menurutnya, pengunduran diri ini merupakan langkah terbaik agar tidak memunculkan polemik berkepanjangan di internal organisasi. “Saya tetap menghargai dan mencintai PWI. Tapi mungkin ini jalan terbaik,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PWI Soppeng terkait pengunduran diri Sahar maupun dugaan pelanggaran aturan organisasi yang dimaksud.

Keputusan Sahar mundur dari kepengurusan PWI Soppeng diperkirakan masih akan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan insan pers lokal dalam beberapa hari ke depan.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *