Bupati Soppeng Jadi Responden Perdana Sensus Ekonomi 2026

Uncategorized132 Dilihat

SOPPENG, Warta72.com – Pelaksanaan pendataan lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Soppeng resmi dimulai dengan pendataan perdana terhadap Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, di Rumah Jabatan Bupati, Senin (15/6/2026).

Pendataan perdana dilakukan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat, sebagai tanda dimulainya pencacahan lapangan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang diselenggarakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat. Data yang dihimpun akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Keikutsertaan Bupati Soppeng sebagai responden pertama menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang akurat, jujur, dan lengkap kepada petugas sensus.

Sebelumnya, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Soppeng telah diawali dengan kegiatan pelepasan petugas sensus yang dilaksanakan di Hotel Grand Saota pada 11 Juni 2026. Pendataan lapangan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode kunjungan langsung ke rumah tangga maupun tempat usaha.Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat, menjelaskan bahwa sebanyak 243 petugas lapangan telah dipersiapkan melalui pembekalan dan pelatihan teknis guna memastikan pelaksanaan sensus berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan, BPS Provinsi Sulawesi Selatan mengerahkan 8.776 petugas yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Soppeng.

Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.”Data akurat adalah fondasi pembangunan. Pembangunan yang baik harus didukung data yang valid agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Soppeng mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Data yang berkualitas diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *