Bupati Soppeng Terima Audiensi Forum Komunikasi Pondok Pesantren, Dukung Sukses Hari Santri 2026

Uncategorized16 Dilihat

SOPPENG, Warta72.com – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menerima audiensi dan silaturahmi Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Soppeng di Ruang Kerja Bupati Soppeng, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Santri Tahun 2026 yang akan digelar secara bertahap di sejumlah kecamatan di Kabupaten Soppeng.

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Soppeng, Najamuddin, S.Ag., M.Pd.I., memimpin rombongan yang turut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Yasrib Soppeng H. Muh. Taslim Basri Daud, Lc., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. A. Darwis, S.Ag., M.Ag., Pimpinan Pondok Pesantren Pergi Ganra KM. Sulaeman, S.Pd.I., serta Wakil Pimpinan DDI Pattojo H. Supriadi, Lc.

Dalam kesempatan tersebut, Najamuddin menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Tahun 2026 direncanakan berlangsung lebih semarak dengan pelaksanaan kegiatan secara bergilir di setiap kecamatan. Kecamatan Marioriawa akan menjadi lokasi awal rangkaian kegiatan sebelum dilanjutkan ke kecamatan lainnya.

“Selain bersilaturahmi, kehadiran kami untuk memaparkan rencana pelaksanaan Hari Santri pada 22 Oktober 2026 mendatang. Kami sangat berharap Bapak Bupati berkenan hadir langsung menyapa para santri,” ujar Najamuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas dukungan dan komitmen yang selama ini diberikan terhadap pengembangan pondok pesantren di Kabupaten Soppeng.

“Sinergi dan perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng selama ini menjadi suntikan semangat bagi pengelola pesantren untuk terus berbenah dan mencetak generasi yang unggul,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyambut baik rencana pelaksanaan Hari Santri Tahun 2026 serta mengapresiasi semangat Forum Komunikasi Pondok Pesantren dalam memperkuat syiar Islam dan pendidikan karakter melalui kegiatan tersebut.

Bupati menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk karakter, akhlak, serta moral generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Pesantren adalah benteng moral. Perannya sangat vital dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda, selain pembekalan ilmu agama. Pemerintah Kabupaten Soppeng tentu berkomitmen penuh mendukung kemajuan pesantren,” tegas Bupati Suwardi Haseng.

Menurut Bupati, kolaborasi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing, sejalan dengan upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut ditutup dengan penyerahan undangan resmi dari Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Soppeng kepada Bupati Soppeng untuk menghadiri puncak peringatan Hari Santri Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap peringatan Hari Santri Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum memperingati perjuangan para santri, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Soppeng.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *