Wujudkan Program Listrik Masuk Sawah, Bupati Soppeng Jalin Sinergi dengan PLN

Uncategorized26 Dilihat

MAKASSAR, Warta72.com – Pemerintah Kabupaten Soppeng terus berupaya menghadirkan solusi bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya pada lahan sawah tadah hujan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mendorong perluasan jaringan listrik ke kawasan pertanian melalui program Listrik Masuk Sawah.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, melakukan pertemuan dengan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, di Kantor PLN UID Sulselrabar, Senin (20/7/2026).

Pertemuan ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam merealisasikan program Listrik Masuk Sawah, yang bertujuan memperluas akses layanan kelistrikan di kawasan pertanian. Ketersediaan jaringan listrik diharapkan dapat mendukung pemanfaatan pompa air sebagai solusi penyediaan air bagi lahan sawah tadah hujan, sehingga produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menyampaikan harapannya agar PLN dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas jaringan distribusi listrik hingga menjangkau kawasan persawahan yang menjadi prioritas pengembangan pertanian.

“Sebagian besar sawah di Kabupaten Soppeng masih bergantung pada air hujan. Karena itu, kami mendorong pengembangan pompanisasi agar petani memiliki sumber air yang lebih terjamin dan dapat meningkatkan intensitas tanam. Upaya tersebut membutuhkan dukungan jaringan listrik yang memadai. Kami berharap PLN dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperluas jangkauan layanan kelistrikan hingga ke kawasan persawahan sehingga program Listrik Masuk Sawah dapat diwujudkan secara bertahap,” ujar Bupati Suwardi Haseng.

Bupati menjelaskan bahwa kehadiran jaringan listrik di kawasan pertanian akan membuka peluang pemanfaatan pompa air berbasis listrik secara lebih luas. Dengan tersedianya sumber energi yang memadai, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada curah hujan dalam mengairi lahan, sehingga intensitas tanam dapat meningkat dan produktivitas pertanian menjadi lebih optimal.

Program Listrik Masuk Sawah merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyediaan infrastruktur pendukung pertanian yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah dan PLN diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus mendukung pembangunan sektor pertanian yang lebih maju dan modern.Pertemuan tersebut turut dihadiri Manager PLN ULP Pajalesang, Muh. Faisal Hasan, bersama jajaran PLN UID Sulselrabar. Pembahasan difokuskan pada kebutuhan penambahan jaringan distribusi listrik di kawasan pertanian sebagai salah satu prasyarat utama dalam pelaksanaan program Listrik Masuk Sawah yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan PLN, diharapkan program Listrik Masuk Sawah dapat direalisasikan secara bertahap sehingga semakin banyak kawasan pertanian di Kabupaten Soppeng yang memperoleh akses listrik untuk mendukung sistem irigasi berbasis pompanisasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *