Bupati Soppeng Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kodim 1423/Soppeng

Uncategorized178 Dilihat

Soppeng, Warta72.com – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kodim 1423/Soppeng, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta berbagai unsur instansi dan organisasi di Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan tersebut, pidato seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dibacakan oleh Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto selaku inspektur upacara. Pidato tersebut menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk merefleksikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, tema tahun 2026 ditegaskan sebagai penguatan peran Pancasila tidak hanya dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai fondasi dalam menciptakan perdamaian dunia. Dalam amanatnya, Pancasila disebut sebagai “Bintang Penuntun” dan “Jangkar Moral” bangsa Indonesia di tengah tantangan global, seperti disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik internasional.

Indonesia juga ditegaskan memiliki tanggung jawab konstitusional dalam menjaga ketertiban dunia melalui politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan nilai kemanusiaan, musyawarah, serta keadilan sosial. Kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia dan penyelesaian konflik regional disebut sebagai wujud nyata pengamalan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.

Generasi muda turut diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam tindakan nyata, bukan sekadar simbol atau teks sejarah. Para kepala daerah dan pemangku kebijakan juga diingatkan agar setiap kebijakan publik berlandaskan pada nilai keadilan sosial serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme.

Upacara tersebut turut dihadiri oleh para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli, Kepala SKPD, Camat se-Kabupaten Soppeng, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, kepala desa dan lurah, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Kwarcab Pramuka, serta berbagai organisasi masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *