Kerukunan Keluarga Soppeng 2026 Penuh Makna, Kebersamaan Pimpinan Soppeng Jadi Pesan Damai yang Kuat

Uncategorized200 Dilihat

Makassar, Warta72.com — Momen penuh kehangatan dan kebersamaan tersaji dalam acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) 1447 Hijriah/2026 yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (27/3).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, bersama Ketua DPRD Soppeng, A. Muh. Farid. Kehadiran keduanya menjadi sorotan di tengah ribuan perantau asal Soppeng yang memadati lokasi kegiatan.Sejak awal acara, suasana tampak semarak namun tetap sarat nuansa kekeluargaan. Para perantau dari berbagai daerah berkumpul dalam satu ikatan emosional yang kuat, melepas rindu kampung halaman melalui momen silaturahmi yang hangat.Kebersamaan yang ditunjukkan oleh Suwardi Haseng dan A. Muh. Farid menjadi perhatian tersendiri. Keduanya terlihat akrab, saling menyapa, dan berbaur dengan masyarakat tanpa sekat, mencerminkan hubungan harmonis antara unsur eksekutif dan legislatif di Kabupaten Soppeng.

“Momen seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun daerah. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk disatukan demi kepentingan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.

Halal Bihalal KKS tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga wadah strategis dalam memperkuat nilai-nilai budaya serta mempererat jaringan silaturahmi antarwarga Soppeng di perantauan. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan mampu menjadi energi positif bagi kemajuan daerah ke depan.Keharmonisan yang ditampilkan oleh pimpinan daerah tersebut pun dimaknai sebagai simbol kedamaian dan sinergi. Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang akan dihadapi pada tahun 2026 dan seterusnya, kolaborasi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Soppeng.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan mulai dari sambutan, ramah tamah, hingga sesi silaturahmi yang penuh keakraban. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap agenda, menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, saling bersalaman, serta interaksi hangat antara para pejabat dan masyarakat. Momen tersebut menjadi penegas bahwa jarak bukanlah penghalang untuk tetap menjaga persaudaraan, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun Soppeng yang lebih maju dan harmonis.

EYS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *